Jawa Tengah Memilih

CemongCorners_Rabu, 27 Juni 2018 dari pukul  07:00 sampai dengan pukul 13:00 WIB., WARGA Jawa Tengah segera menentukan nasibnya lima tahun ke depan pada Pemilihan Kepala Daerah Jawa Tengah 2018 tak terecuali di kota kelahiranku Kota Brebes. Dua pasangan calon yang mengikuti perhelatan ini antara lain  pasangan pertama adalah Ganjar Pranowo dan Taj Yasin Maimoen, yang merupakan calon petahana. Sementara pasangan kedua adalah pasangan Sudirman Said dan Ida Fauziyah.

Dan salah satu kandidiat adalah Sudirman Said beliau adalah putra Brebes lahir di Brebes, 16 April 1963; dan beliau adalah adalah mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia pada Kabinet Kerja yang menjabat sejak 27 Oktober 2014 hingga 27 Juli 2016. Tentu kita sebagai warga Brebes merasa bangga karena memiliki calon yang berasal dari Brebes.

Aku gak akan mengajak untuk memilihnya karena satu daerah denganku, tapi aku hanya akan mengajak mari gunakan hak pilih anda jangan sampai hak yang sudah diberikan namun tidak kita gunakan. Pilih sesuai dengan pilihan masiing-masing dengan niat memajukan kota Brebes khususnya Provinsi Jawa Tengah Umumnya.

Semoga sukses Jawa tengah.

Dengan kacamata awam, pertarungan Ganjar-Yasin dan Sudirman-Ida kerap dianggap identik sebagai bagian dari kontestasi besar antara koalisi PDI-P dan Gerindra, dilihat dari partai pengusungnya.

Oleh karena itu, Pilgub Jateng 2018 dinilai pula sebagai barometer penting peta kekuatan kedua partai tersebut pada Pemilu 2019.

Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) Jawa Tengah merupakan yang terbesar setelah Jawa Barat dan Jawa Timur.

Harus diingat pula, Jawa Tengah merupakan basis massa tradisional PDI-P. Sosok Joko Widodo (Jokowi), misalnya, adalah salah satu kader partai berlambang banteng bermoncong putih ini, yang dari Wali Kota Solo melaju menjadi Gubernur DKI Jakarta dan sekarang menjadi Presiden Indonesia.

Wilayah Jawa Tengah juga penting dari jumlah pemilih. Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) Jawa Tengah merupakan yang terbesar setelah Jawa Barat dan Jawa Timur. Karenanya, peta pemenangan dari wilayah ini juga bakal memberikan gambaran proyeksi bagi Pemilu 2019.

Sementara itu, dalam perkembangannya hingga saat ini, Jawa Tengah memiliki persoalan khas, mulai dari kemiskinan hingga ketersediaan infrastruktur, yang menjadi pekerjaan rumah bagi siapa pun gubernur yang terpilih dari hajatan ini.

Fakta Pilkada Jateng
Bagi warga Jawa Tengah yang hendak menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada Serentak 2018, sejumlah data yang dapat menjadi referensi, dalam rangkaian data berikut ini.

Profil
Pasangan Calon
Nomor Urut 1

Pasangan Calon Nomor Urut 1 Pilkada Jateng 2018

Rekam Jejak

GANJAR PRANOWO
Karier
• Konsultan HRD PT Prastawana Karya Samitra (1995-1999)
• Anggota Komisi IV DPR (2004-2009)
• Wakil Ketua Komisi II DPR (2009-2014, namun tidak sampai selesai sebab pada 2013
Ganjar terpilih sebagai Gubernur Jawa Tengah)
• Gubernur Provinsi Jawa Tengah (2013-2018)

Harta kekayaan
Per 8 Mei 2018, menurut KPU Jawa Tengah, jumlah harta Ganjar Pranowo Rp 6,7 miliar. Jumlah itu naik hampir dua kali lipat dari laporan LHKPN 2014 Ganjar sebesar Rp 3,79 miliar.

Prestasi

Sebagai calon petahana, Ganjar bersama wakilnya telah menorehkan berbagai prestasi untuk pemerintahan provinsi.

Penghargaan tingkat nasional yang pernah diraihnya berdasarkan urutan tahun antara lain:

2013
– 3 Satya Lencana Pembangunan bidang Koperasi bagi Bupati Temanggung, Bupati
Wonosobo, serta Rektor Universitas Sebelas Maret serta 17 Bhakti Koperasi bagi
Bupati/Walikota, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM kabupaten/kota di Jawa Tengah,
dan Pelaku Penggerak Koperasi;
– 8 penghargaan Primaniyarta Award untuk tiga kategori yakni kategori ekspor
berkinerja, kategori eksportir pembangun merek global, kategori eksportir pelopor
pasar
– Juara I Nasional Pemerintah Daerah Peduli Konsumen;

2014
– Kepala Daerah Inovatif untuk kategori layanan publik
– Mengatasi Bencana di Provinsi Jawa Tengah

2015
– Penghargaan dari KPK karena paling banyak laporkan gratifikasi

2017
– Penghargaan dari Presiden RI sebagai Penggerak Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Teladan
– Launching Kartu Tani
– Membentuk tim Saber Lubang atasi jalanan berlubang di Jawa Tengah
– Anugerah Ki Hajar 2017 tingkat utama yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan (Kemendikbud)

TAJ YASIN
Karier
Pria yang kerap disapa Gus Yasin ini dikenal sebagai wiraswasta dan juga politisi. Dia menjabat sebagai Wakil Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Tengah dan menjadi Anggota DPRD Jawa Tengah periode 2014-2019.

Harta kekayaan
Harta yang dilaporkannya berdasarkan data KPU Jawa Tengah per Mei 2018 adalah Rp 3,06 miliar.

Prestasi
Di DPRD Jawa Tengah, Gus Yasin duduk di Komisi E yang membidangi pengawasan dalam bidang kesejahteraan rakyat, agama, pendidikan, olahraga, dan pemuda

 

Profil
Pasangan Calon
Nomor Urut 2

Pasangan Calon Nomor Urut 2 Pilkada Jateng 2018
Rekam Jejak

SUDIRMAN SAID
Karier
Sudirman menjabat sebagai Menteri ESDM dalam Kabinet Kerja periode 2014-2016. Dia juga tercatat telah memegang jabatan tinggi di sejumlah perusahaan, mulai dari yang bergerak di bidang finansial, industri migas, hingga senjata.

Jabatan yang pernah dia emban di perusahaan-perusahaan itu antara lain:
– Direktur Keuangan & Admin, PT. Petrokimia Nusantara Interindo, 2003-2005.
– Staf Ahli Direktur Utama PT Pertamina, 2007-2008
– Direktur Human Capital di Petrosea, 2009-2010
– Executive Director Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) CEO Summit 2013
– Wakil Presiden Direktur PT Petrosea Tbk, 2013
– Direktur Utama PT Pindad, 4 Juni 2014

Dia juga dikenal aktif dalam gerakan antikorupsi dan sempat menjadi Ketua Badan Pelaksana Masyarakat Transparasi Indonesia.

Harta kekayaan
Berdasarkan data di KPU Jawa Tengah, per Mei 2018 Sudirman Said memiliki kekayaan sebesar Rp 4,67 miliar.

Prestasi
Sejumlah prestasi dicatatnya, antara lain:
– Saat menjadi Menteri ESDM, membubarkan Petral, perusahaan perantara impor BBM, sehingga negara bisa hemat Rp 12 triliun per tahun
– Saat menjabat sebagai Deputi Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias
pada 2005, berhasil membangun 125.000 rumah dalam 4 tahun.
– Pada tahun pertamanya menjabat sebagai Menteri ESDM, Sudirman Said dinilai berhasil
menggeser alokasi subsidi BBM, melakukan efisiensi pasokan energi, membuat keputusan
soal Blok Mahakam, mengambil alih kilang TPPI, dan memulai program 35.000 MW.
– Pengiriman Patriot Energi dan Program Indonesia Terang (PIT) untuk melistriki
desa-desa terpencil di seluruh Indonesia, juga konservasi energi 10 persen.

IDA FAUZIYAH
Karier
Ida telah menjadi anggota DPR sejak 1994 hingga kini. Dia baru mengundurkan diri dari DPR pada 2018 karena maju mencalonkan diri dalam perhelatan Pilgub Jawa Tengah.

Karier politiknya tergolong moncer. Dia beberapa kali menjadi Ketua Fraksi PKB DPR, seperti pada 2006-2007, 2009, dan 2010. Dia juga menjadi Wakil Ketua Komisi II DPR pada 2004-2009, Wakil Ketua Badan Legislasi DPR pada 2009-2012, dan Ketua Komisi VIII DPR pada 2012-2014.

Harta kekayaan
Per 8 Mei 2018, menurut KPU Jawa Tengah, jumlah harta Ida Fauziyah Rp 19,8 miliar. Jumlah itu naik hampir empat kali lipat dari harta yang dilaporkan terakhir pada 2014 sebesar Rp 5,06 miliar.

Prestasi
Sejumlah prestasi juga ditorehkan oleh Ida dari sepak terjangnya di bidang politik. Catatan prestasi itu antara lain Career Woman Award dari Yayasan Anugerah Prestasi Indonesia (10 Mei 2002), Perempuan Indonesia Peduli Kearsipan oleh Arsip Nasional RI pada 22 Desember 2002, serta menjadi pendiri dan Ketua Kaukus Perempuan Parlemen.

Visi, Misi, dan Program
Pasangan Calon
Nomor Urut 1

Visi
Menuju Jawa Tengah Sejahtera Berdikari, Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi

Misi
1. Menempatkan rakyat (petani, nelayan, pelaku usaha mikro dan kecil serta
rakyat pekerja) sebagai subyek dalam proses pengambilan keputusan dan penentuan
arah pembangunan serta memperkuat akses rakyat terhadap sumberdaya politik,
ekonomi, sosial dan budaya.

2. Memperkuat penyelenggara pemerintahan yang bersih, Jujur, transparan demi
terjaminnya sistem pelayanan publik untuk memenuhi kebtuhan dasar rakyat,
terciptanya relasi sosial yang aman dan tidak diskriminatif.

3. Menyelenggarakan program-program pembangunan yang menjamin terwujudnya
kesejahteraan rakyat melalui sinergitas kerja dan gotong-royong para pemangku
kepentingan.

Program
1. Pendidikan politik dan pemberdayaan masyarakat
Menanamkan nilai-nilai spiritual dan kebangsaan melalui pendidikan, pelatihan
dan pendampingan masyarakat

2. Reformasi Birokrasi
Mengkonsolidasikan dan menyinergikan seluruh kekuatan Satuan Kerja Perangkat
Daerah melalui sistim pelayanan yang berpihak pada kepentingan publik

3. Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat
Terpenuhinya kebutuhan hidup dasar warga dan terciptanya relasi sosial yang aman
dan tidak diskriminatif melalui kerja sama kemitraan, investasi, pemberian
bantuan, dan gotong royong semua pemangku kepentingan.

4. Peningkatan pembangunan infrastruktur
Pengembangan infrastruktur sosial, ekonomi, politik, dan kebudayaan dengan
menjaga, memelihara, serta meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur

5. Peningkatan kualitas lingkungan hidup dan energi
Menjamin keberlangsungan hidup manusia dan sumber daya alam yang aman dan
berkelanjutan melalui pengembangan teknologi ramah lingkungan, konservasi alam
dan ekosistem, pengurangan risiko bencana, mengembangkan pemanfaatan energi baru
terbarukan

6. Pengembangan kebudayaan
Mengembangkan nilai-nilai dan menguatkan identitas kebudayaan Jawa Tengah
melalui pengakuan keragaman dan memfasilitasi ruang-ruang ekspresi dan kreasi
berbagai budaya yang hidup di masyarakat

Visi, Misi, dan Program
Pasangan Calon
Nomor Urut 2

Visi
Mbangun Jateng, Mukti Bareng, Mencapai Kehidupan Warga Jawa Tengah yang Adil,
Sejahtera, Maju, dan Beradab

Misi
1. Mewujudkan pemerataan hasil-hasil pembangunan, mengurangi kesenjangan
2. Memperkuat partisipasi warga dalam pembangunan, membangun sebagai gerakan
3. Menjaga keberlanjutan, memelihara keseimbangan lingkungan

Program
1. Membangun kredibilitas pemerintahan dengan meningkatkan tata kelola, integritas, dan kompetensi SKPD dan seluruh jajaran kepemimpinan.

2. Mendorong dan memfasilitasi tumbuhnya kader-kader pemimpin di tiga sektor; pemerintah, bisnis, dan gerakan masyarakat sipil.

3. Membangun pendidikan berbasis karakter, pendidikan keahlian dan vokasi untuk menumbuhkan bakat-bakat terbaik di bidang keterampilan teknis, kepemimpinan, dan kewirausahaan.

4. Mendorong pembangunan berbasis partisipasi warga, dengan melibatkan seluas
mungkin pemangku kepentingan dalam bidang; usaha, kebudayaan, konservasi lingkungan, dan kepariwisataan.

5. Mengejar ketertinggalan pembangunan sumber daya manusia dengan meningkatkan
derajat kesehatan dan kesejahteraan termasuk di dalamnya perempuan, anak dan difabel.

6. Meningkatkan ketahanan keluarga melalui pemberdayaan perempuan guna menjaga kualitas generasi penerus.

7. Melakukan akselerasi pertumbuhan ekonomi dengan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), mendorong peran Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD) dan melibatkan investasi BUMD dan Swasta.

8. Mempercepat konektivitas antar wilayah dengan infrastruktur transportasi, energi, dan teknologi.

9. Memajukan kualitas kehidupan nelayan, petani, industri agro dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Apa yang Dibutuhkan Jawa Tengah? Mari kita tentukan dari sekarang!

 

Post Author: cemong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *