Manfaat Metode Pembelajaran Montessori


Sekitar Keluarga: Bunda yang masih belum memahami tentang montessori pasti banyak bertanya-tanya, sebenarnya metode ini manfaatnya apa sih untuk buah hati kita? karaena sudah banyak yang menerapkan metode ini.

Metode montessori berfokus pada pembelajaran langsung. Penekanannya adalah pada pembelajaran konkret, bukan abstrak. Karena itu anak melakukan kegiatan yang mengajarkan pelajaran bahasa, matematika, budaya dan ilmu praktis.

Metode ini memang sederhana sekali, apalagi kalau Bunda yang bisa bikin sendiri alat-alatnya, jadi makin gampang menerapkan metode montessori di rumah.

Manfaat metode ini antara lain?
1. Perkembangan Kognitif
Dari metode montessori ini anak dilatih secara tidak sadar untuk belajar dan memproses informasi dari keadaan sekitar. Kemampuan yang mencakup kegiatan mental (aktivitas otak) seperti memahami bagaimana cara memasukkan benda sesuai ukurannya, menganalisis berbagai tekstur yang si kecil rasakan dan menganalisis hal lainnya, menilai dan mengingat sesuatu juga diajarkan.

Ketika anak mendapat stimulasi yang tepat, maka akan mendapatkan hasil atau kognitif yang baik pula. Kita bisa menitikberatkan pada latihan terkait kegiatan sehari-hari, misal menghitung apel yang ada di meja makan daripada memberi anak selembar kertas yang berisi gambar apel untuk dihitung.

2. Perkembangan Fisik
Metode ini banyak melatih motorik halus si kecil lho, Bun. Berbagai kegiatan yang melibatkan jari dan koordinasi dengan mata akan membantu melatih si kecil dalam hal lain seperti memegang benda kecil dengan jempol dan telunjuknya, memutar atau membuka kotak atau benda lain.

Setelah proses tersebut, maka anak bisa diajak ke tahap practical life seperti membantu membersihkan rumah, berkebun dan lainnya. Agar anak terampil melakukannya, jangan cuma diajak sekali-dua kali saja melakukannya ya. Soalnya kemampuan ini tidak berkembang hanya dalam semalam.

Metode ini membutuhkan proses, pengulangan, dan waktu untuk berkembang. Selain itu metode ini juga banyak melatih motorik kasar anak yang dimana kegiatannya meliputi otot-otot tangan, kaki, tubuh serta berhubungan dengan kecepatan, keseimbangan dan kekuatan.

3. Perkembangan Bahasa
Dalam metode ini juga buah hati kita diajak belajar untuk mengekspresikan dirinya untuk berkomunikasi dengan orang lain. Di sini kita belajar mengekspresikan diri lewat suara-suara yang menjadi lantunan kata yang indah dalam sebuah lagu, serta meletakkan kata-kata tersebut menjadi suatu kalimat untuk mengkomunikasikan apa yang kita rasa ke kepada buah hati kita.

Bunda juga bisa menceritakan kisah atau membacakan buku. Kegiatan ini bisa melatih bahasa anak lewat apa yang didengarnya.

Dari kegiatan-kegiatan itu kita juga mampu menginterpretasikan suara yang lainnya, seperti berbicara dengan si kecil sebelum ia bisa berbicara juga perlu lho. Walaupun masih sangat kecil namun mereka pastinya menyerap apa yang kita bicarakan dan mengerti ekspresi atau bahasa tubuh kita. Ini juga sebenarnya membentuk hubungan yang kuat untuk anak dan orang tua.

Oh iya, gunakan kata-kata sebenarnya pada anak ya, Jadi jangan ucapkan kata-kata yang nantinya akan membuat anak bingung seperti ‘uuh lutuna anak bunda tayang,’ (uuh, lucunya anak bunda sayang..). Walaupun anak belum bisa mengerti dan berbicara dengan baik, mereka tetap akan menyerap informasi yang mereka dapat.

4. Perkembangan Sosial
Montessori mengajarkan si kecil untuk menyukai dan menerima diri sendiri. Dari sini mereka sekaligus juga belajar bagaimana cara untuk diterima oleh sekitarnya seperti bagaimana anak berbagi dengan anak lain, mengembalikan benda ke tempatnya atau menerima bantuan dari orang lain.

Post Author: cemong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *